Tag

,

a. Definisi Divertikulektomi Meckel’s

Tindakan pembedahan dengan memotong Divertikulum Meckel’s

b. Ruang lingkup

Divertikulum Meckel’s merupakan suatu kelainan kongenital, bentuk pouch, ditemukan di usus halus bagian distal, mengandung seluruh komponen dinding usus. Divertikulum Meckel’s berasal dari kurang sempurnanya regresi duktus vitelinus (duktus omfalomesenterikus) atau kegagalan obliterasi duktus vitelinus, Normal obliterasi terjadi 5-7 minggu kehamilan, bila terjadi kegagalan obliterasi maka akan terjadi anomali dapat berupa divertikulum Meckel’s, jaringan ikat pada divertikulum ke umbilikus, torsio, enterositoma, omphaloenterikus persisten dan fistula omphalo enterikus persisten

c. Indikasi operasi

· Perdarahan ulcus peptikum

· Ileus obstruksi

· Degenerasi maligna

· divertikulitis

d. Kontra indikasi

Keadaan umum yang jelek

e. Diagnosis Banding

· Appendisitis akut

· Crahn’s disease

f. Pemeriksaan penunjang

· Tes spesifik à sidik abdomen (Sodium Tc-Pertechnetate)

· Sensitivitas pada anak 85% dan spesifitas 95%, pada dewasa kurang akurat

· Bila sidikan pada orang dewasa negatif à kontras usus halus

· Indikasi arteriografi à perdarahan akut rectum

· BOF à jarang membantu, kecuali obstruksi

Teknik Operasi

DIVERTIKULEKTOMI MECKEL’S

1. Penderita dalam posisi terlentang dalam general anestesi

2. laparotomi gaaris median dari atas pusat sampai dibawah pusat

3. isolasi ileum 15 cm proksimal dan distal divertikel dengan klem usus

4. reseksi ileum 5 cm proksimal dan distal divertikel

5. reanastomosis ujung-ujung dengan benang absorbable jangka panjang no. 000 secara delujur sero-submukosa

6. periksa potenso sambungan

7. penutupan luka laparotomi

Komplikasi Operasi

· Perdarahan

· Kebocoran anastomosis

· Infeksi lika operasi

Mortalitas

Tergantung kondisi klinis pasien pada pasien dengan divertikulum asiptomatis, tidak didapatkan mortalitas pada reseksi elektif

Perawatan pasca Bedah

Pada prinsipnya sama dengan operasi yang melibatkan reseksi usus halus lainnya.

Follow-up

Kondisi umum pasien, kondisi abdomen dan fungsi usus, kondisi luka operasi