Tag

, , , ,

Gastrektomi Parsial

a. Definisi

Suatu tindakan reseksi pada lambung baik keseluruhan lambung maupun sebagian

b. Ruang lingkup

Adanya kelainan yang berhubungan dengan lambung seperti kembung, nyeri lambung, muntah, hematemesis, anoreksia,penurunan BB, anemia, disfagia, massa di epigastrium. Dalam kaitan penegakan diagnosis diperlukan kerjasama dengan beberapa disiplin ilmu lain seperti Patologi Anatomi, radiologi.

c. Indikasi operasi

· karsinoma lambung

· gastric ulcer

d. Kontra indikasi

· Umum

· Non operable

e. Diagnosis Banding

· Karsinoma lambung

· gastric ulcer

· gastritis

· perdarahan varises esophagus

· sirosis

f. Pemeriksaan penunjang

· Esofagogastroduodenoskopi

· Ronsen OMD

· USG

· CT Scan

Tehnik Operasi :

GASTREKTOMI PARSIAL

· Penderita dalam posisi supine dengan general anestesi.

· Dilakukan insisi midline mulai dari xyphoid sampai ke umbilical sampai tembus peritoneum. Lakukan eksplorasi untuk mengetahui posisi tumor, infiltrasi tumor, metastase kelenjar ke hepar.

· Selanjutnya dilakukan pemisahan omentum mayus dari colon transversum. Arteri gastroepiploica dextra diligasi.

· Diseksi omentum minus.arteri gastrica dextra diligasi.

· Duodenum dibebaskan dari perlekatan dengan pancreas dan struktur disekitarnya.

· Reseksi dengan jarak >2 cm dari pylorus.Stump duodenum kemudian ditutup dengan jahitan simpul tunggal dengan sutera.

· Diseksi a hepatica komunis,vena gastrica sinistra diidentifikasi dan diligasi. Arteri gastroepiploica sinistra diligasi. Gaster kemudian diangkatsehingga dapat mengexpose arteri gastrica sinistra dari bawah.

· Arteri gastrica sinistra diligasi.

· Setelah itu dilakukan pemisahan gaster dari jaringan sekitarnya baik pada sisi kurvatura mayor maupun kurvatura minor,kemudian dilakukan transeksi gaster sesuai dengan lokasi tumor.

· Reanastomosis gastro jejunostomi end to side antekolik isoperistaltik.

· luka operasi ditutup.

Komplikasi Operasi

Komplikasi yang dapat terjadi pada operasi ini adalah perdarahan,kebocoran pada anastomosis, infeksi luka operasi, gangguan respirasi, dan prolem yang berkaitan dengan balans cairan dan elektrolit

Mortalitas

Angka kematian pasca operasi gastrectomy dilaporkan mencapai 8 %

Perawatan Pasca Bedah

Perhatian utama pasca bedah gastrectomi difokuskan pada maintenance cairan dan elektrolit, pemberian analgesia yang adekuat. Dilakukan monitoring vital sign dan urine output dalam 24 jam pertama. Bila bising usus sudah baik dapat mulai diberikan enteral nutrisi secara bertahap. Juga dimonitor adanya komplikasi .Lama perawatan 7-14 hari.

Pada pasien yang menjalani gastrectomi total membutuhkan suplemen vitamin B12 dan asam folat

Follow – Up

Untuk kasus karsinoma colon:

Pemeriksaan fisik termasuk colok dubur setiap 3 bulan dalam 2 tahun pertama, setiap 6 bulan dalam 5 tahun berikutnya.

Pemeriksaan kadar CEA setiap 3 bulan untuk 2 tahun pertama dan setiap 6 bulan untuk 5 tahun berikutnya.

Kolonoskopi 1 tahun pasca operasi, diulang 1 tahun berikutnya bila ditemukan abnomalitas atau 3 tahun berikutnya bila ditemukan normal.

Pemeriksaan lainnya seperti CT scan, pemeriksaan fungsi liver dan Bone scan dilakukan bila ada indikasi.

Pemeriksaan Ro. Thoraks setiap tahun.