Tag

, , , ,

Introduksi

a. Definisi

Suatu tindakan bedah dengan cara pengangkatan bagian ekor dari pancreas akibat adanya perlukaan dan kelainan di bagian ekor pankreas tersebut.

b. Ruang lingkup

Semua kelainan yang ditemukan pada bagian distal pancreas yang dapat disebabkan oleh tumor, kista/poseudokista, pankreatitis kronik maupun yang disebabkan oleh trauma.

c. Indikasi operasi

– Tumor pada ekor panktreas

– Trauma

– Benign cyst/ pseudocysts

– Pankreatitis kronik

d. Kontra indikasi

Hipertensi portal

Ketagihan alkohol

Ketagihan analgesik

e. Diagnosis Banding

– Abses pankreas

– Lesi kostik pankreas

f. Pemeriksaan penunjang

– Endoskopi

– USG

– CT Scan

– MRI

Tehnik Operasi

Penderita dalam possisi supine, dilakukan aseptik-antiseptik, dilakukan insisi mediana bilateral (subkostal), dilanjutkan dengan eksplorasi dan dilakukan identifikasi dari ligamentum gastrokolik dan gaster dipisahkan dari pancreas.

Dilakukan insisi pada peritoneum pada permukaan inferior pancreas diidentifikasi vena mesenterika inferior.

Spleen dibebaskan dari peritoneum.

Dilakukan pemotongan arteri splenik pada permukaan superior pancreas didekat celiac trunk.

Dilakukan ligasi pada vena splenikus di dekat vena mesenterika superior

Dilakukan pemisahan pancreas diantara dua klem, dan bagian proksimal dilakukan penjahitan atau stapler. Duktus pankreatikus dari segmen proksimal pancreas harus ditemukan dan dijahit dengan benang non absorbable. Dilakukan pemeriksaan PA bila dicurigai suatu tumor (frozen section)

Dilanjutkan dengan pemasangan drainase.

Komplikasi Operasi

Abses subphrenic

Perdarahan

Pankreatitis

Fistula pancreas

Pseudocyst pancreas

Diabetes mellitus

Mortalitas

Tergantung dari beratnya trauma dan atau penyakit penyerta.

Perawatan Pasca Bedah

Perhatian utama pasca bedah pankreatitis difokuskan pada. Monitoring vital sign dan urine output dalam 24 jam pertama. maintenance cairan dan elektrolit, pemberian analgesia, pemberian antibiotik adekuad. Monitoring drainase. Tranfusi bila diperlukan dan koreksi albumin dan elektrolit. Bila bising usus sudah baik dapat mulai diberikan enteral nutrisi secara bertahap, dan juga dimonitor adanya komplikasi .

Follow-up

Walaupun dikatakan prosentase terjadinya komplikasi setelah distal pankreatektomi rendah, hal ini harus tetap diwaspadai.