Penutupan Stoma (Tutup Kolostomi / Ileostomi)
a. Definisi
Suatu tindakan pembedahan yang dilakukan untuk menutup colostomi atau ileostomi
b. Ruang lingkup
- Usus halus
- Kolon
c. Indikasi operasi
Penderita dengan colostomy/ileostomi yang telah memungkinkan untuk di tutup.
d. Kontra indikasi operasi
- Umum
- Khusus (tidak ada)
e. Pemeriksaan penunjang
- Loopagrafi untuk evaluasi bagian proksimal dan distal dari stomp
Tekhnik Operasi
Sebelum dilakukan operasi penderita harus disiapkan dulu untuk menjalani operasi penutupan stoma, yaitu dengan mengatur diet yang rendah residu dan antibiotik oral dan usus harus dibuat sekosong atau sebersih mungkin sebelum operasi. Selama 24 jam sebelum operasi harus dilakukan irigasi pada kedua arah stoma.
Penderita dalam posisi terlentang
Dapat dilakukan spinal atau general anesthesia
Penutupan dimulai dengan membuat incisi circumferential disekeliling stoma, termasuk sebagian kecil dari kulit. Incisi circumferential diperdalam hingga menembus peritoneum dan colon/intestine dan omentum disekitarnya dapat dipisahkan dari dinding abdomen. Kemudian stoma ditarik keluar melalui incisi tadi dan bagian serosanya harus tampak jelas seluruhnya.Hal ini memerlukan reseksi omentum dan jaringan ikat serta lemak disekeliling serosa tadi. Setelah hal ini dapat dilakukan maka penutupan stoma dapat segera dilakukan. Penutupan stoma yang sudah disiapkan tadi dapat dilakukan dengan :
linier stapling device
- Hand suture closure
- end to end anastomosis
Komplikasi operasi
Perdarahan
Kebocoran anastomosis atau stenosis
Mortalitas (tidak ada)
Perawatan Pasca Bedah
Cairan parenteral dan antibiotik diberikan untuk beberapa hari, kemudian dilanjutkan dengan diet cair untuk beberapa hari. Kemudian diikuti dengan diet rendah residu. Diet reguler/biasa dapat dilakukan jika fungsi usus telah baik.
Follow – Up
Sesuai dengan penyakit yang mendasari dilakukan kolostomi ileostomi






